
Penulis : Elisa Pitria Ningsih, M. Pd Jabatan : Dosen STKIP Al-Azhar Diniyyah Jambi

Pada masa awal kehidupan anak, orang tua lah yang menjadi pendidik pertama dan utama bagi anak, tidak dapat dipungkiri bahwa mendidik anak usia dini membutuhkan pengetahuan, keterampilan dan strategi yang tepat. Tidak semua orang tua memiliki pemahaman yang cukup mengenai cara memberi stimulus yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Disinilah Lembaga PAUD hadir menjadi mitra bagi orang tua dalam membantu untuk mendidik anak.
Lembaga PAUD hadir dengan pendekatan pendidikan yang terencana, sistematis dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Lembaga PAUD memiliki kompetensi dalam merancang kegiatan pembelajaran yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mampu mengembangkan berbagai aspek perkembangan secara optimal. Selain itu Lembaga PAUD juga membantu orang tua dalam menanamkan nilai-nilai positif dan kebiasaan baik secara konsisten. Kolaborasi antara orang tua dan sekolah menjadi kunci keberhasilan dalam membentuk anak yang cerdas, mandiri, dan berakhlak mulia. Sekolah tidak menggantikan peran orang tua, tetapi melengkapi dan memperkuat proses pendidikan yang berlangsung di rumah.
Dengan demikian, keberadaan Lembaga PAUD bukan hanya sebagai tempat belajar bagi anak, tetapi juga sebagai bentuk dukungan nyata bagi orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak. Pendidikan yang diberikan sejak usia dini melalui kerjasama antara keluarga dan sekolah akan menjadi pondasi kuat bagi tumbuh kembang anak yang optimal di masa yang akan datang.
Lembaga PAUD sebagai mitra bagi orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak, perlu didukung oleh tenaga pendidikan (Guru) yang profesional dan kompeten sehingga mampu memberikan stimulasi yang tepat sesuai dengan tahap perkembangan anak. Guru yang profesional dan kompeten tidak hanya memahami materi pembelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan dalam mengelola kegiatan yang menyenangkan, kreatif, dan bermakna bagi anak.
Kompetensi dan profesionalisme guru tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui proses yang panjang dan berkelanjutan, meliputi pendidikan, pelatihan, serta pengalaman. Salah satu jalur pendidikan formal yang dapat ditempuh untuk membentuk kompetensi tersebut adalah melalui Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD). Program Studi PG PAUD sering disebut sebagai “Prodi Guru Pondasi” karena memiliki peran strategis dalam membentuk dasar perkembangan anak usia dini. Melalui proses pendidikan di PG PAUD, mahasiswa dibekali berbagai kompetensi, baik pedagogik, profesional, sosial, maupun kepribadian.

Lulusan PG PAUD yang menjadi Guru PAUD memiliki tanggung jawab dalam membentuk dasar perkembangan anak pada masa usia dini yang sedang berada pada periode emas (golden age) sangat menentukan kualitas kehidupan anak di masa depan. Guru PAUD disebut juga sebagai “Guru Pondasi”, karena pada tahap ini guru berperan dalam membangun dasar utama perkembangan anak. Guru berperan sebagai peletak dasar bagi tumbuh kembang anak yang akan memengaruhi kualitas generasi di masa mendatang. Peran tersebut mencakup pengembangan aspek kognitif, sosial-emosional, bahasa, fisik-motorik, serta penanaman nilai-nilai karakter dan spiritual. Segala hal yang ditanamkan pada usia dini akan menjadi fondasi penting yang memengaruhi kehidupan anak hingga dewasa.
Disebut sebagai “guru pondasi” karena apa yang diajarkan pada tahap usia dini akan menjadi dasar bagi keberhasilan anak pada jenjang pendidikan selanjutnya. Pada fase ini, anak mulai membentuk cara berpikir, bersikap, serta berperilaku yang akan terbawa hingga dewasa. Apabila pondasi yang dibangun kuat melalui stimulasi yang tepat, pembiasaan positif, serta penanaman nilai-nilai karakter dan spiritual, maka perkembangan anak di masa depan akan lebih optimal, baik dari segi akademik maupun kepribadian. Sebaliknya, jika pondasi tersebut kurang terbentuk dengan baik, maka anak dapat mengalami kesulitan dalam proses belajar dan penyesuaian diri pada tahap berikutnya. Di sinilah peran guru PAUD menjadi sangat krusial. Guru tidak hanya mengenalkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai-nilai dasar seperti kejujuran, kemandirian, tanggung jawab, disiplin, serta nilai-nilai keislaman.

STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi hadir menjadi wadah untuk membentuk Guru yang profesional dan berkompeten di bukitkan dengan Pendirian Program Studi PG PAUD pertama di Provinsi Jambi pada tahun 2009. Program studi ini memperoleh legalitas resmi melalui Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 31/D/O/2009 tentang pemberian izin penyelenggaraan program studi serta pendirian STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi yang diselenggarakan oleh Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Muara Bungo. Keputusan tersebut menjadi dasar hukum sekaligus bentuk pengakuan terhadap peran strategis STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi dalam mempersiapkan tenaga pendidik yang profesional , kompeten dan memiliki daya saing.
Selain itu, komitmen nyata lainnya diwujudkan melalui upaya pemerataan akses pendidikan tinggi guna untuk membentuk guru yang profesional dan berkompeten dengan menyediakan berbagai program beasiswa bagi mahasiswa yang memiliki keterbatasan ekonomi. Hal ini terutama ditujukan bagi guru PAUD yang belum memiliki gelar sarjana (S1) yang memiliki semangat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sarjana (S1), namun terkendala biaya. Beasiswa yang tersedia antara lain Beasiswa Kader Pemimpin (BKP), Beasiswa Bagimu Guru (BBG), Beasiswa Hafidz Qur’an (BHQ), serta Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP). Program ini menjadi bentuk kepedulian STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi agar keterbatasan finansial tidak menghambat calon mahasiswa, baik guru maupun lulusan sekolah menengah, untuk melanjutkan pendidikan.
Proses pembelajaraan yang dilakuan di PG PAUD STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi tidak hanya berfokus pada materi/teori yang disampaikan, tetapi juga diseimbangkan dengan praktik pembelajaran. Praktik tersebut dilakukan baik secara langsung di dalam kelas maupun di luar kelas seperti mahasiswa melakukan kegatan micro teaching, praktik mengajar di Lembaga PAUD, observasi perkembangan anak, serta keterlibatan dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek yang kreatif dan inovatif. Hal ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengalaman nyata agar mampu menjadi pendidik anak usia dini yang profesional, kompeten dan siap terjun ke dunia kerja.
Selain itu Mahasiswa PG PAUD STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi tidak hanya di tuntut untuk memahami materi/teori. Tetapi juga menghasilkan berbagai karya nyata sebagai bentuk pengembangan kompetensi profesional. Salah satu bentuk tuntutan tersebut adalah kemampuan merancang ruangan kelas yang edukatif dan menarik bagi anak usia dini. mahasiswa dilatih untuk mendesain kelas yang ramah anak, penuh warna, aman, serta dilengkapi dengan media pembelajaran yang sesuai dengan tahapan perkembangan anak. Serta mahasiswa di tuntut untuk bisa membuat Alat Permainan Edukatif (APE). APE yang hasilkan tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki nilai edukatif sesuai tahapan perkembangan anak. Tuntutan lain yaitu mahasiswa harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dalam pembelajaran, dibuktikan dengan terciptanya buku cerita anak oleh mahasiswa dengan menggunakan platform digital canva.

Keberhasilan STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi dalam menghasilkan guru profesional dan berkompeten terlihat dari prestasi para alumni Program Studi PG PAUD STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi. Banyak lulusan yang telah berkiprah di dunia pendidikan, baik sebagai kepala sekolah di Lembaga PAUD, guru Aparatur Sipil Negara (PNS), maupun guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Hal ini menunjukkan bahwa lulusan tidak hanya memiliki kualifikasi akademik, tetapi juga kompetensi pedagogik, kepemimpinan, serta profesionalisme yang diakui oleh negara dan masyarakat. Capaian para alumni tersebut menjadi bukti bahwa proses pendidikan di STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi mampu menghubungkan kebutuhan dunia kerja dengan pengembangan kompetensi lulusan. Dengan demikian, STKIP Al Azhar Diniyyah Jambi tidak hanya menghasilkan lulusan bergelar Sarjana, tetapi juga mencetak pendidik profesional dan berkompete yang berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini.
Memilih PG PAUD berarti memilih untuk menjadi arsitek awal kehidupan anak, yang membangun pondasi kuat bagi lahirnya generasi unggul di masa depan.

